Yogyakarta - Kejahatan cyber
makin marak terjadi. Maka, kewaspadaan sangat diperlukan.
Ada perlunya pula untuk tidak mempercayai siapapun dalam
soal aktivitas di dunia maya, termasuk pacar sekalipun.
"Karena kalau Anda menyerahkan
password penting di internet pada pacar, jika suatu
saat Anda putus bisa bahaya, misalnya dia mencuri data
penting" kata Hasran Addahroni, Senior Security Analyst
di PT Scan Nusantara dalam acara seminar Indonesian Security
Conference di UPN Veteran, Yogyakarta, Sabtu (13/12)
siang.
Hasran berbicara tentang topik social
engineering, yakni upaya untuk mencuri informasi
penting dari pemiliknya, antara lain melalui
password. Hal ini dilakukan dengan berbagai upaya
termasuk dengan penipuan.
"Perlu diingat
bahwa internet adalah wilayah abu-abu. Bisa jadi orang
mengaku wanita namun nyatanya pria," tambahnya.
Menurut Hasran, terdapat tiga tujuan dalam
aktivitas social engineering, yakni mendapatkan
informasi sensitif, detail otorisasi dan detail akses ke
komputer korban.
Untuk mempertahankan diri dari
upaya social engineering ini, Hasran mengemukakan
beberapa saran, misalnya pelatihan untuk meningkatkan
kesadaran akan keamanan komputer atau kebijakan
password yang ketat. Misalnya, password
penting harus diganti secara berkala.
Perhelatan Indonesian Security Conference 2008 tersebut
masih akan berlangsung sampai hari Minggu mendatang.