 |
10 Langkah Instalasi Windows XP dengan USB
|
|
| Sunday, 28 September 2008, 18:27:09 PM |
 | Pembaca, saat ini, keberadaan laptop mungil tengah menawan
hati sebagian besar pengguna komputer jinjing. Bagaimana
tidak? Walaupun terkadang spesifikasi sebuah subnotebook
tidak semumpuni notebook-notebook berukuran lebih besar,
ukurannya yang mini dan kemampuannya yang dapat
mengakomodasi kebutuhan berkomputer sehari-hari menjadikan
subnotebook sebagai salah satu gadget yang sangat diminati,
disamping harganya yang lebih terjangkau, tentu saja.
Nah, salah satu usaha produsen subnotebook
untuk "merampingkan" produknya adalah dengan
meniadakan perangkat optical drive, seperti CD-ROM/RW atau
DVD-ROM/RW. Komponen yang digunakan untuk mengakses keping
CD atau DVD ini memang cukup menyita ruang dan sumber
daya.
Sebagai konsekuensinya, pemilik subnotebook
tak dapat mengakses CD atau DVD di subnotebook-nya, atau
terpaksa membeli external optical drive yang tetap
dijalankan via port USB yang tersedia.
Salah satu
masalah yang timbul akibat ketidaktersediaan optical drive
pada subnotebook adalah kesulitan saat hendak melakukan
instalasi aplikasi ataupun sistem operasi. Tak jarang
pengguna harus menyalin aplikasi atau sistem operasi yang
hendak di-install ke dalam USB flash disk, atau mencolok
external optical drive dan melakukan instalasi seperti
biasa. Namun, tentu saja hal ini sangat merepotkan,
mengingat tak banyak pengguna awam yang mengetahui prosedur
instalasi aplikasi atau sistem operasi via flash disk, dan
harga sebuah external optical drive yang tidak murah.
Contoh kasus, andaikan kita hendak mengganti sistem
operasi Xandros Linux yang terpasang di subnotebook Asus
Eee PC dengan Windows XP, maka kita harus menginstal via
external optical drive. Mungkin tak terlalu memusingkan
bagi Anda yang punya cukup dana untuk membeli sebuah
external optical drive, namun bagaimana dengan Anda yang
sejak awal ingin berhemat dengan membeli subnotebook?
Nah, lewat artikel ini penulis ingin
berbagi tips membuat modul instalasi Windows XP menggunakan
media USB flash disk, yang tentunya akan menghemat biaya
dan menjadikan pembaca lebih pintar. Modul instalasi ini
tak hanya dapat diimplementasikan dalam instalasi ke
subnotebook saja, tapi juga dapat diaplikasikan pada
komputer mana pun yang sudah memiliki fitur untuk
booting via USB.
"Gampang!
Tinggal salin file instalasi Windows XP ke flash
disk!" Mungkin itu yang terlintas di benak Anda,
tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP
tidak semudah itu. Namun jangan khawatir, karena dengan
mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul
instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.
Yang Harus Disiapkan:
1.
Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD)
dan port USB yang dapat bekerja dengan baik. 2. Sebuah
USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB. 3. CD
instalasi Windows XP. 4. Aplikasi pembuat modul
instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh
cuma-cuma melalui link
http://www.sendspace.com/file/7n781n 5. Do'a dan
keberanian!
Langkah-langkah
Pembuatan:
1. Tancapkan USB flash disk
ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya.
Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.
2. Saat Anda
berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi
Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan
proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup
semua aplikasi yang tengah berjalan.
3. Unduh
dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis,
ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:USB.
4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak
aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil
contoh C:USB.
5. Jalankan file bernama
"usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak
jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika
sudah muncul tulisan "Press any key to continue,"
tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.
6. Di
layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda
memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting
apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format.
Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.
7. Jika
sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup
jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda
menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul
opsi-opsi dari 0 hingga 5.
8. Gunakan opsi 1
untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan
disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda
menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di
mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder
pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi
Windows XP ke folder tertentu.
9. Pilih opsi 3
untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau
flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan
ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER,
begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.
10.
Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul
instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara
otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y
atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.
Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk
instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting
pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk
(atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang
dijalankan saat booting.
Mengingat
teknik instalasi semacam ini juga tersedia di internet,
Anda juga bisa mencarinya via mesin cari. Selamat
mencoba...!
Penulis, Eko Ramaditya
Adikara (Rama), adalah seorang tuna-netra yang gemar
menulis menggunakan komputer. Penulis tergabung dalam
Yayasan Mitra Netra (MitraNetra.or.id). Blog pribadinya
dapat dibaca di alamat www.ramaditya.com.
|
|
|
|