Jakarta - Microsoft memperoleh hak paten
terhadap penggunaan tombol 'Page Up' dan 'Page Down'.
Padahal tombol itu sudah ada sejak eranya komputer IBM
kurang lebih seperempat abad lalu.
Microsoft
disebutkan mengajukan hak paten terhadap 'Page Up' dan 'Page
Down' pada 2005. Pada Agustus 2008, hak paten itu diberikan
oleh United States Patent and Trademark Office (USPTO).
Seperti dikutip dari ZDNet, Senin (1/9/2008), paten
bernomor 7,415,666 itu mendeskripsikan "metode dan
sistem dalam penampil dokumen untuk melakukan
scrolling pada ukuran yang tepat dalam sebuah
dokumen, misalnya satu halaman, tanpa mempedulikan apakah
zoom dilakukan sehingga hanya sebagian, semua atau
satu halaman saja yang terlihat".
ZDNet
menyebutkan, paten itu menuliskan nama Timothy Sellers,
Heather Grantham dan Joshua Dersch sebagai penemunya.
Meskipun, tombol keyboard 'Page Up' dan 'Page Down' sudah
ada sejak sekitar seperempat abad lalu. Misalnya pada
keyboard untuk IBM PC di tahun 1981.
Dalam
rangkuman paten itu, disebutkan bahwa menekan tombol 'Page
Up' atau 'Page Down' akan membawa pengguna ke lokasi
vertikal yang sama pada halaman berikutnya atau sebelumnya.
Misalnya, 'Page Up' dari tengah halaman akan membawa
pengguna ke tengah halaman sebelumnya.
Microsoft
konon kerap mendapatkan dan mengajukan paten untuk teknologi
atau temuan yang kontroversial. Pasalnya, banyak pihak
mengaku temuan itu sudah pernah dilakukan oleh orang lain,
berdasarkan pada temuan lain atau berdasarkan pada gagasan
yang umum.
Beberapa paten Microsoft yang
diperdebatkan termasuk untuk 'scroll wheel'
dan 'double-click' alias klik ganda pada mouse.
Microsoft saat ini telah memiliki hampir 10.000 paten yang
dikabulkan oleh USPTO.